Sambutan Buku
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah, segala puji hanya pantas kita haturkan ke hadirat Allah SWT. Kerena limpahan kasih sayang-Nya lah kita masih bisa menjalani kehidupan ini. Sholawat dan salam tercurah limpahkan untuk uswah hasanah kita, Sang Rasul pembawa berita gembira dan keselamatan, yaitu Nabi Muhammad SAW. Semoga, kita tergolong dalam barisan umat yang mencintai beliau.
Perjalanan adalah kumpulan dari jejak-jejak langkah. Mengkristal menjadi fase pertumbuhan kejiwaan. Tentunya ini hanya bisa dirasakan oleh orang yang dengan sepenuh kesungguhan menggali makna perjalanan. Hingga akhirnya dapat merasakan lapisan demi lapisan kesadarannya terbuka. Mulai merasakan dari mana dirinya berasal, hendak kemana ujung perjalanan, serta apa yang mesti dilakukan dalam jejak langkah kehidupan.
Buku ini merupakan proses pembelajaran yang saya rasakan setelah mengenal ilmu kehidupan. Kumpulan catatan yang saya simpan di blog pribadi ini, ternyata menjadi hikmah berkelanjutan. Rentang catatan perjalanan ini saya lakukan dari sejak 2023 sampai awal 2026 ini. Dimulai sejak terbukanya kesadaran baru setelah mengikuti pembelajaran di Sekolah Kehidupan (SKH).
Pemaknaan kembali Tujuh Ilmu Penjernih Hati (7IPH) yang diajarkan dikelas SKH dalam laku kehidupan keseharian. Pembelajaran yang semakin mendalam, karena berkesempatan menjadi bagian perjalanan SKH itu sendiri. Hingga akhirnya SKH juga mengalami fase pembelajaran selanjutnya menjadi Sekolah Ridho Allah (SRA).
Maka, dengan sepenuh kesadaran kami ucapkan terimakasih kepada Guru Pembimbing Ruhani (Mursyid) Majelis Ridho Allah, yaitu Bapak Guru Antono Basuki Bin Prawiro Hartono beserta Ibu Nuryati. Majelis tempat kami menempa diri dengan Tujuh Ilmu Penjernih Hati (7IPH).
Berikutnya, ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bp. Khamud Wibisono (Gus Wibi) dan Bu Neni Hanifah yang telah menjadi role model kami dalam mendakwahkan 7IPH, beserta para perintis awal SKH yang bertransformasi menjadi SRA ada Ustadz Sudjarwo dan Pak Imbas.
Kepada para pengurus Sekolah Ridho Allah maupun para penggerak dan relawan di masing-masing daerah yang menjadi teman perjalanan dalam jalan dakwah selama ini. Kepada para alumni SRA tempat kami menggulung pengetahuan untuk kemudian digelar kembali. Terkhusus pada keluarga besar SRA Salatiga, rumah dimana perjalanan ini dimulai.
Secara khusus ucapan terimakasih kepada kedua orang tua kami (Bapak Cipto Bin Citro dan Ibu Suni Binti Suparjo). Orang tua sekaligus Guru pertama saya dalam pemberdayaan dan melayani masyarakat. Kami berharap tulisan ini juga memberikan fadhilah ilmu yang manfaat kepada beliau berdua. Kepada mertua saya Ibu Khoironah Binti Tarjui, Bapak Salamun Bin Usman dan Bapak Subronto Bin Amat Darmi yang telah mengukir dan mendidik pasangan hidup saya hingga tegar meniti jalan kehidupan ini.
Terimakasih terdalam untuk istri saya Nuryanti Binti Salamun (Nury) beserta ketiga buah hati kami Inas, Tanu, Cetta (Trio Hanan) yang menjadi branding Intancetta. Sekolah dalam lingkup kecil untuk kami mempraktikkan ilmu kehidupan. Semoga buku ini menjadi bagian lentera yang menuntun perjalanan kalian untuk mengenali hakikat hidup serta mencintai Pemilik Kehidupan (Allah SWT) dan Kekasih-Nya (Nabi Muhammad SAW). Sekali lagi terimakasih atas kerelaan waktunya untuk sering ditinggal menapaki jalan perjuangan ini.
Tentunya kepada para pembaca sekalian. Semoga catatan perjalanan saya ini bisa menemani proses perjalanan para pembaca semua. Hingga akhirnya kita sama-sama mengenal kehidupan dan Yang Maha Menghidupkan. Karena kepada-Nya lah awal dan ujung perjalanan ini. Semoga Ridho Allah senantiasa menyertai langkah kita. Aamiin YRA🤲
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Desa Menari, 22 April 2026
Kang Tris DM
Posting Komentar untuk "Sambutan Buku"